Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Selasa, 27 Juni 2017 14:09
PILPRES 2014

DPKTb Tak Terkbukti Menangkan Jokowi-JK

Print

Jakarta, Seruu.com - Tim Prabowo-Hatta menuding pelaksanaan Pilpres 2014 dinodai banyak kecurangan dan sarat mobilisasi pemilih untuk mencoblos calon tertentu, terutama dalam persoalan pemilih tambahan dalam DPK dan DPKTb.

"Di Nias itu ada kertas suara sisa dan kemudian dicoblos. Belum lagi mobilisasi-mobilisasi (untuk memilih pasangan calon tertentu), itu ada sebetulnya. Iming-iming untuk memilih calon tertentu itu juga ada dan terjadi. Kita dapat info dari Tim Prabowo-Hatta," kata Kuasa Hukum Tim Prabowo-Hatta, Didik Supriyanto, dalam diskusi 'Pilpres Belum Beres' di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (16/8/2014).

Menanggapi hal itu, Kuasa Hukum Tim Jokowi-JK, Taufik Basari, mengatakan, kalaupun benar ada mobilisasi, pemilih tambahan dalam DPK dan DPKTb itu tak terbukti memilih pasangan Jokowi-JK.

"Pemilih DPKTb ini juga tidak pernah (diketahui) ditujukkan oleh mereka ke pasangan mana atau nomor urut mana," kata Taufik.

Jumlah pemilih dalam DPKTb yang sekitar 2,9 juta itu dinyatakan Taufik tak mengarahkan pilihan ke calon tertentu. Bahkan jumlah pemilih tambahan ini juga tak sampai setengah dari jumlah selisih perolehan Jokowi-JK (nomor urut 1) dengan Prabowo-Hatta (nomor urut 1).

"Tidak relevan apabila itu dianggap menguntungkan nomor urut 2," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Taufik mengaku heran dengan dalil Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb) yang dimohonkan kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dalam sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi. Sebab, pasangan nomor urut satu itu justru menang di sejumlah Provinsi tempat DPKTb dipersoalkan.

"Misalnya, dua provinsi yang didalilkan itu Jawa Barat dan Sumatera Barat yang dianggap DPKTb-nya bermasalah. Justru, di Jawa Barat dan Sumatera Barat, yang menang pasangan nomor urut satu," kata Taufik. [Shafa]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist