Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Selasa, 27 Juni 2017 14:06
AHMAD DHANI

Dewan Pers Berharap Media Pulihkan Nama Baik Ahmad Dhani

Print
Ahmad Dhani (dok seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Dewan Pers berharap media dapat memulihkan nama baik Ahmad Dhani sebagai akibat pemberitaan yang bersumber dari twitter dan ternyata palsu. Hal tersebut diungkapkan Joseph Adi Prasetyo, Ketua Pokja Hukum Dewan Pers dalam pertemuan mediasi antara pihak Ahmad Dhani dengan 8 media yang digelar di kantor Dewan Pers, Kamis (24/7/2014) siang tadi.

"Kami berharap semua media ini bisa pulihkan nama Dhani. Karena akibat tweet tersebut, setelah diumumkan Jokowi-JK sebagai pemenang Pilpres 2014, banyak yang menagih ke Dhani. Padahal tweet itu enggak lain cuma print screen (hasil editan), kemudian disebarkan lewat media," ucap Joseph.

Musisi Ahmad Dhani hadir dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah, untuk menyelesaikan masalah pemberitaan mengenai kicauan Twitter palsu terkait potong kelamin, yang mencemarkan nama baiknya.

Ia datang ke Dewan Pers dan bertemu sejumlah perwakilan media online yang dilaporkannya pada Senin, 21 Juli. Dari 17 yang dilaporkan, ada delapan perwakilan media online yang datang. Mereka antara lain dari media Republika Online, Solopos.com, Okezone.com, Kapanlagi.com, Seruu.com, Wartaharian.com, Kompasiana, dan Detikforum.

Hasilnya Dhani dan kedelapan perwakilan media online tersebut membuat kesepakatan sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan masalah tersebut. Kesepakatan itu terjadi setelah melalui sidang dengar pendapat yang digelar oleh Dewan Pers terhadap masing-masing pihak dan dilanjutkan mediasi bersama yang berlangsung lebih dari empat jam.

Hasil kesepakatan itu kemudian ditandatangi bersama oleh perwakilan kedelapan media.

"Dalam risalahnya, delapan media akan memuat permohonan maaf kepada Ahmad Dhani. Permasalahan ini tidak dibawa ke hukum, apabila risalah dipenuhi. Mas Dhani dapat memberi hak jawab tanpa potongan," kata Ramdan Alamsyah, kuasa hukum Ahmad Dhani.

Ramdan menambahkan bahwa tweet yang disebarkan ke masyarakat melalui media sosial, maupun BBM, Path, dan sebagainya itu merupakan tweet palsu. "Itu bukan klien kami yang membuat. Klien kami tidak buat, menghapus atau menghilangkan," tegasnya. [gendis]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist