Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Selasa, 27 Juni 2017 14:09
RUSUH PILPRES

Mendagri : Rekapitulasi di Seluruh Daerah Sampai Hari Ini Aman!

Print

Jakarta, Seruu.com - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di daerah berlangsung aman.  "Proses rekapitulasi di daerah sudah selesai dan berlangsung baik, buktinya aman-aman saja di daerah sampai hari ini sejak hari pertama proses rekapitulasi berlangsung," kata Gamawan di Jakarta, Jumat (18/7/2014).

Dia mengimbau seluruh kepala daerah tetap menjaga daerahny dalam situasi kondusif hingga proses tahapan Pilpres 2014 berakhir pada dilantiknya presiden dan wakil presiden terpilih.

"Memang yang paling rawan adalah 22 Juli di Pusat (Jakarta). Namun, saya sudah dua kali membuat instruksi agar para kepala daerah jangan mempedomani hal-hal di luar ketentuan undang-undang. Saya sudah membuat arahan-arahan secara teknis untuk gubernur," tambahnya.

Proses rekapitulasi penghitungan suara Pilpres 2014 mulai berlangsung di tingkat provinsi, Jumat hingga Sabtu (19/7). Kemudian, Minggu hingga Selasa 22 Juli rekapitulasi di tingkat nasional di Gedung KPU Pusat Jakarta.

KPU yakin pada 22 Juli dapat menyelesaikan proses rekapitulasi perolehan suara Pilpres secara nasional dan menetapkan calon presiden dan wakil presiden terpilih untuk periode 2014 - 2019.

"KPU optimistis terus dan selalu mendukung agar proses pelaksanaan Pemilu ini bisa berjalan dengan lancar. Untuk Pilpres ini juga penyelenggara pemilu hanya di 33 provinsi," kata Ketua KPU Pusat Husni Kamil Manik.

Menyangkut potensi penumpukan persoalan rekapitulasi dari daerah ke Pusat, KPU mengimbau seluruh penyelenggara di tingkat bawah untuk menyelesaikannya di masing-masing tingkatan.

"Namun, kalau ada pembahasan dengan para saksi di sini (Pusat) pada saat rekapitulasi, tentu akan kami tanggapi jika hal itu belum diselesaikan (di tingkat bawah)," ujar dia. [ms]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist