Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Senin, 24 Juli 2017 03:46
PEMILU 2014

IPW: 3000 TPS Rawan Konflik

Print
Ketua Presidium IPW Neta S Pane. (Foto: istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Indonesia Police Watch (IPW) mengingatkan pihak kepolisian untuk lebih sigap lagi dalam persiapan pengamanan Pemilu 2014. Terutama fokus pengamanan di wilayah-wilayah pemilu yang dianggap memiliki sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang rawan.

"Sejauh ini kami menilai sistem pengamanan TPS tidak banyak berubah dari pemilu sebelumnya. Jumlah TPS jauh lebih banyak dari jumlah polisi. Satu polisi jaga empat sampai lima TPS. Sejauh ini cukup bagus, tapi tetap harus waspada," ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam diskusi 'Pemilu 2104 Bersih?' di Jakarta Pusat, Senin, (24/2/2014).

Mendekati Pemilu kali ini, Neta mengingatkan Polri memetakan TPS-TPS rawan di seluruh Indonesia. Salah satunya di Kalimantan Timur. Menurutnya, ada sekitar 3000 TPS rawan di provinsi tersebut yang juga dipengaruhi konflik sosial. Ini, yang kata dia, harus dicegah.

"Aparat intelijen harus dimaksimalkan saat ini sejauh mana potensi konflik tersebut. Babinkamtibmas juga diturunkan untuk melakukan pendekatan agar potensi konflik ini bisa diredam," sambung Neta.

Neta mengimbau agar Polri sejak dini mulai melakukan pendekatan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di daerah-daerah, terutama yang rawan konflik agar membimbing masyarakat menghadapi pemilu. Pendekatan persuasif, ujarnya, lebih efektif untuk menghindari konflik dibanding menunggu datangnya konflik. [BWO]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist