Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Kamis, 29 Juni 2017 19:31
PEMILU 2014

Bawaslu Tolak Dana Saksi Parpol?

Print

Jakarta, Seruu.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengaku kecewa dengan polemik alokasi dana APBN untuk membayar saksi pemilu dari partai politik (Parpol) di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sebab tugas Bawaslu sudah begitu banyak, tidak hanya seputar dana saksi parpol.

"Secara teknis iya (keberatan), memberatkan Bawaslu, dalam pendanaan, Bawaslu sebagai pihak terakhir," ujar Komisioner Bawaslu Daniel Zuchron di gedung KPU, jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2014).

Salah satu hal yang memberatkan tugas Bawaslu, kata dia, yakni mengenai pencairan dana saksi parpol tersebut.

Menurutnya, petugas Bawaslu yang ada selama ini hanya hingga tingkat kecamatan, bukan tiap TPS. Padahal, rencananya tiap saksi parpol akan diberikan honor sebesar Rp100 ribu.

"Nanti pengelolaan anggaran sebesar (Rp700 Miliar) ini, terpecah-pecah tugas Bawaslu, nanti Bawaslu dikejar-kejar," katanya.

Dia pun menambahkan, sudah jauh-jauh hari dijelaskan kalau terkait dana saksi itu hari sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Intinya yang harus dipahami menurut Daniel adalah pengawasan.

"Prinsip pengawasan itu kan semakin banyak pengawas maka semakin baik, artinya sistem monitoring terhadap pelaksanaan acara semakin terjaga, dan hal itu tentu efektif dan afisien," tandas Daniel.

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist