Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Kamis, 27 Juli 2017 21:45
PEMILU 2014

Tak Mau Berpolemik, PAN Ragu Kritisi Dana Saksi Parpol

Print

Jakarta, Seruu.com - Partai Amanat Nasional (PAN) tidak ingin berpolemik perihal alokasi dana APBN untuk membayar saksi pemilu dari partai politik (Parpol) di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sebaliknya PAN meminta Bawaslu fokus ke Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) ketimbang dana saksi parpol.

"PAN lebih memilih untuk memanfaatkan mitra Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), ketimbang saksi parpol yang dibiayai oleh Negara, " ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Viva Yoga Mauladi dikantor KPU, Selasa (4/2/2014).

Dia berpendapat, jika kinerja Bawaslu sudah maksimal, maka tidak diperlukan lagi saksi parpol.

"PAN memilih mitra PPL difungsikan saja tugas pokoknya dalam hal pengawasan di TPS, jadi partai tidak usah repot-repot," kata Viva lagi.

Kendati demikian, menurut dia, fungsi dari Mitra PPL ini harus jelas, mulai dari proses rekruitmen, pelaksanaan hingga evaluasi.

Sebab, ujar dia, bentuk mitra PPL tidak diatur oleh Bawaslu. "Yang diatur pengawas 1 desa, 1 sampai 5 orang. Nah, pertanyaanya bagaimana mekanismenya, jangan mitra PPL terkooptasi kepentingan politk tertentu," ucapnya.

"Terpenting sistem dari KPU dan Bawaslu bisa menjaga keamanan proses dan hasil pemungutan suara itu, " tandasnya.

[Simon]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist