Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Kamis, 29 Juni 2017 19:33
PEMILU 2014

KMPD dan ProDEM Sepakat Tolak Uang Negara Untuk Saksi Parpol

Print

Jakarta, Seruu.Com - Koalisi Mandiri untuk Pemilu Demokratis (KMPD) dan Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) secara resmi menggelar deklarasi 'Tolak Dana Saksi Parpol' pada hari ini (30/1/2014).

Direktur Eksekutif Sinergi Demokrasi untuk Masyrakat Indonesia (Sigma) Said Salahudin, menegaskan, poin utama yang disepakati KMPD dan ProDEM adalah menyikapi persoalan penggunaan keuangan Negara untuk membiayai saksi partai politik di setiap tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia.  

"Kami menolak terhadap pembiayaan saksi partai politik di TPS dengan menggunakan uang rakyat," kata Direktur Eksekutif Sinergi Demokrasi untuk Masyrakat Indonesia (Sigma) Said Salahudin di Kantor ProDEM, Pancoran Indah I, Jakarta Selatan.

Selain menolak tegas rencana pembiayaan saksi parpol dengan menggunakan uang rakyat, mereka juga menegaskan akan menempuh jalur hukum melalui pengujian peraturan yang dijadikan dasar pengucuran dana tersebut.

"Kami juga akan mengadukan Bawaslu RI sebagai pengelola dana saksi kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)," tegas Said.

Hadir dalam deklarasi ini, Direktur Eksekutif Sinergi Demokrasi untuk Masyrakat Indonesia (Sigma) Said Salahudin, Ketua Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (FORMAPPI) Sebastian Salang, Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jeirry Sumampow, Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti, Koordinator Kajian Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, Girindra Sandino, Sekretaris Jenderal ProDem Firman Tendry, Wasekjen DPP PDIP Hasto Kristianto dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem Ferry Mursyidan Baldan.

[Bowo]
 

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist