Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Kamis, 29 Juni 2017 19:35
PEMILU 2014

Jelang Pemilu, SBY Berburu Tuah Kerajaan Majapahit di Mojokerto

Print
Susilo Bambang Yudhoyono (istimewa)

Surabaya, Seruu.com- Awal tahun tahun politik 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) langsung tancap gas untuk tebar pesona di Jatim. Sebelum menghadiri Haul Gus Dur di Jombang, SBY menyempatkan diri untuk mendatangi situs kerajaan Majapahit di Trowulan Mojokerto, Jumat (3/1/2014).

Di Mojokerto, SBY didampingi Ani Yudhoyono dan beberapa menterinya, juga di dampingi Gubernur Jatim Soekarwo, di situs Trowulan,memuji kebesaran Kerajaan Majapahit. Di sela-sela kunjungannya, ia mengatakan, Kerajaan Majapahit memiliki tata pemerintahan yang moderen di jamannya abad 14.

Tata pemerintahan yang dimaksud yakni terdapat manajemen pemerintahan, struktur pemerintahan, hubungan internasional yang sudah berkembang jaman tersebut. Kerajaan Majapahit menjadi inspirasi tersendiri bagi Indonesia ke depan.

“Seharusnya tempat ini menjadi inspirasi bagi kita. Di abad 14 Majapahit sudah berjaya, abad 21 mestinya Indonesia lebih berjaya lagi,” ujarnya.

Menurutnya, Obyek Wisata Museum Majapahit adalah wisata sejarah yang luar biasa, sekaligus dapat menjadi studi sejarah yang akan didatangi oleh wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

Untuk itu, ia berpesan kepada pihak yang terkait untuk sabar dan tekun. Kemudian kepada Gubernur Jatim dan Bupati Mojokerto diharapkan untuk memastikan proses restorasi Kerajaan Majapahit ini dapat berjalan dengan baik. Kalau ini bisa menjadi cagar budaya dan wisata sejarah yang besar dan tinggi, kesejahteraan masyarakat di sekitar tempat ini tidak boleh dihiraukan.

“Wisata sejarah ini ya untuk sejarah, untuk warisan, untuk Indonesia masa depan, sekaligus harus mendatangkan kesejahteraan, rejeki bagi saudara-saudara kita yang tinggal di sini. Mudah-mudahan tahun 2017 bisa selesai.” harapannya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo menjelaskan, Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan yang dapat menyatukan berbagai keragaman budaya di tanah air dan juga menjadi dasar terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pemprov Jatim berkewajiban menjaga dan melestarikan situs peninggalan Majapahit agar menjadi pelajaran dan kebanggaan bagi bangsa.Berbagai upaya dilakukan Pemprov Jatim agar situs berukuran 11 x 11 kilometer di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto terjaga.

Salah satunya dengan mendaftarkannya ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco) sebagai salah satu situs sejarah warisan dunia.Saat ini juga tengah dilakukan restorasi 296 bangunan rumah di Desa Bejijong agar menyerupai bangunan rumah di zaman Majapahit.

Biaya restorasi setiap rumah tersebut mencapai Rp 20 juta hingga Rp 25 juta. Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim itu mengharapkan, situs Majapahit tidak hanya menjadi pusat informasi sebagaimana yang dilakukan Direktorat Jendral Pariwisata dan Kebudayaan selama ini. Keberadaan situs ini harus mempunyai makna lebih luas lagi bagi generasi muda.

“Pemprov akan menjadikan situs tersebut sebagai sarana belajar bagi generasi muda agar mereka tahu kebesaran Kerajaan Majapahit dan bangga atas budaya bangsanya,” pungkasnya.[Yud]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist