Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Selasa, 27 Juni 2017 14:13
PEMILU 2014

Dirjen Dukcapil Temukan 6,5 Juta NIK

Print
Ilustrasi. (Foto: istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman menyatakan telah menemukan sebanyak 6,5 juta Nomor Induk Kependudukan dari total keseluruhan 10,4 juta penduduk yang dinyatakan belum punya NIK dalam penetapan Daftar Pemilih Tetap.

Dia menjelaskan, Kemendari bersama dengan pemerintahan daerah bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum. Adapun langkah yang dilakukan ialah dengan menyurati Dinas Dukcapil tingkat Kabupaten/Kota dan menggerlar rapat kerja nasional untuk membahas bagaimana memaksimalkan dukungan ke KPU menyelesaikan DPT bermaslah.

"Hasilnya telah menemukan 6,5 juta dari data 10,4 juta yang katanya tidak ada NIK-nya. Kita secara bertahap menemukan nik-nya di DP4," kata Irman, di Jakarta, Selasa (2/12/2013).

Kemendagri dalam meilundungi hak konstitusional Penduduk, kata Irman, tidak bisa secara terburu-buru memberikan NIK kepada penduduk. Melainkan harus benar-benar melakukan pengecekan dari bedasarkan data yang dipunyai.

"Kita cari karena kita yakin tidak bisa memberikan nik secara terburu-buru karena ada datanya di DP4," katanya.
Dari temuan 6,5 juta data penduduk tersebut, Irman mengaskan pihaknya tidak menerbitkan NIK baru. Melainkan hasil dari penacarian dilapangan bedasarkan dari data 10,4 juta pemilih dalam DPT. Meskipun, diakui Irman, saat ini Dindukcapil didaerah sedang memroses untuk penerbitan NIK baru.

"Di daerah sedang proses penerbitan NIK baru, tapi masih diproses agar tidak ganda. Tapi, dari 6,5 juta kita pastikan tidak ada kegandaan. Data yang kita berikan kepada KPU, bukan hanya NIK tapi dengan melengkapi data lainnya yang sudah diperbaiki," katanya.

Sementara sisanya, Irman berharap dapat selesai sebelum tanggal 4 Desember 2013. Pihaknya saat ini, terus melakukan penelusuran data dilapangan, dengan berkoordinasi bersama KPU.

 "Kita tingkatkan lagi pengerjaannya, sehingga, pada 4 Desember benar-benar data hasil perbaikan Pemerintah dan KPU yang sinkron," demikian Irman. [wishnu]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist