Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Selasa, 27 Juni 2017 14:10
PEMILU 2014

KPU Kesulitan Tindak Capres yang Gelar Kampanye Dini

Print

Jakarta, Seruu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku sulit menghukum calon presiden yang telah berkampanye dini dikarenakan unsur pelanggarannya masih baku untuk menyasar Pemilu Presiden 2014.

"Mereka bukan pejabat atau orang yang mencalonkan diri sebagai capres, itu sulit dijaring peraturan KPU," kata Sigit Pamungkas di Kantor KPU, Jl. Imam Bonjol no 29, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2013).

Dijelaskan Sigit, KPU bisa menindak capres yang beriklan setelah KPU menetapkan secara resmi siapa saja calon presiden 2014 yang akan berkompetisi dalam Pilpres 2014.

"Dia punya duit, dia beriklan tidak apa-apa. Kalau dia sudah ditetapkan menjadi capres ya tidak boleh," ujarnya.

"Seperti Pak Gita Wirjawan misalnya, dia itu tokoh yang mengklaim diri sebagai capres. Menurut undang-undangnya dia itu bakal capres, belum tentu menjadi capres sehingga kita sulit menjaring itu," imbuh Sigit.

"Dan bisa ditertibkan asalkan ada unsur kampanye. Makanya untuk partai harap berhati-hati dalam memasang iklan karena bisa dianggap pelanggaran," tegas Sigit

Seperti diberitakan, sejumlah tokoh partai yang ada terlihat selalu memunculkan diri sebagai capres 2014 dan iklannya marak di media massa. Antara lain ada Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto dan pasangannya Hary Tanoesoedibyo dan kandidat capres Konvensi Partai Demokrat Gita Wirjawan.

[Simon]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist