Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Jumat, 23 Juni 2017 11:56
PEMILU 2014

Gerindra : 14,1 Juta Ghost Voter Bisa Jadi Pemenang Pemilu

Print
Partai Gerindra (istimewa)

Jakarta, Seruu.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus menuai kecaman, terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah. Partai Gerindra melalui Tim Teknologi Informasi BAPPNAS menemukan 14,1 juta Ghost Voter (pemilih hantu). Pemilih ganda tersebut dinilai setara dengan 64 kursi DPR RI.

Menurut Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman SH, penemuan  14,1 juta DPT fiktif yaitu kalkulasi dari 10.4 juta tanpa NIK yang selama ini ramai di persoalkan, ditambah 3.750.231 temuan BAPPNAS.

"Hitungan Gerindra total 14,1 juta. Jika dikonversi menjadi kursi DPR RI, maka angka tersebut setara dengan 64 kursi,". Habiburokhman, dikantor KPU, Jakarta, Selasa (19/11/2013).

Habiburokhman melanjutkan, total 64 kursi yang hilang tersebut nantinya bisa dimanfaatkan partai politik tertentu untuk mendulang kesuksesan pada pilpres.

Menurutnya, partai politik yang sebelumnya hanya meraih 10 persen tetapi mampu memanfaatkan 14,1 juta pemilih bermasalah dengan segala cara, maka secara otomatis bisa langsung mengusung calon presiden tanpa harus berkoalisi.

"Dengan tambahan 64 kursi dari ghost voter, partai politik yang tadinya cuma dapat 10 persen maka bisa jadi pemenang pemilu," tandasnya.

Menangapi hal itu, Ketua KPU Husni Kamil Manik, berjanji akan menindaklanjuti laporan partai besutan Prabowo.

"Perlu ada verifikasi faktual, apakah kesalahan pemasukan data atau yang bersangkutan menyampaikan informasi yang beragam," terang Husni

Namun begitu, Husni bakal mengonfirmasi ulang kondisi itu kepada petugas KPU di lapangan. Selain itu, tambah dia, lebih baik laporan tersebut langsung diserahkan kepada petugas KPU tingkat Kabupaten/kota ketimbang dilaporkan kepada KPU pusat.

Sebelumnya hari ini, Selasa (19/11),  Partai Gerindra resmi menyampaikan nota protes (somasi) kepada Komisi Pemilihan Umum KPU terkait temuan 3.750.231 Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah.

"Penyampaian nota protes adalah bentuk kekecewaan kami atas sikap KPU yang ngotot menetapkan DPT yang masih sangat bermasalah pada pleno tanggal 4 november lalu, " ujar Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman SH dikantor KPU.[simon]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist