Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Kamis, 27 Juli 2017 21:41
PEMILU 2014

Langkah Komisioner KPU ke Luar Negeri Disayangkan

Print
Logo KPU. (Foto: istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Pengamat Pemilu, Yusfitriadi menyayangkan langkah Komisioner Komisi Pemilihan Umum yang pergi ke luar negeri demi memberikan sosialisasi dan bimtek untuk panitia pemilihan luar negeri (PPLN). Sebabnya, dia melihat masih pekerjaan yang harus diselesaikan oleh KPU di dalam negeri dibanding luar negeri.


"Ketika 10 titik tersebut akan melibatkan seluruh komisioner, resiko yang harus ditanggung adalah pekerjaan-pekerjaan dan masalah KPU yang banyak ini tidak terselesaikan," katanya saat dihubungi, Kamis (14/11/2013).

Sehingga menurut mantan Koordinator JPPR ini, KPU perlu menempuh alternatif lain yang lebih cermat pada tataran teknisnya. Misalnya dengan mendatangkan koordinator dari sepuluh titik tersebut ke Indonesia, kemudian  mereka nantinya yang akan memberikan bimtek PPLN di sepuluh titik tersebut. "Walaupun mungkin cara ini mahal, tapi urusan di indonesia tidak ditinggalkan," katanya.

Bisa saja dengan alternait lain, yang pasti harus dipastikan komisioner tidak meninggalkan pekerjaannya di dalam negeri, karena para komisioner harus  fokus dalam menangani berbagai urusan. "Jelas-jelas DPT merupakan kesalahan terbesar KPU, sangat mungkin karena KPU tidak fokus menangani masalah DPT itu, sehingga jangan mengulangi kesalahan lagi," tandasnya.

Ketua KPU Husni Kamil Manik sebelumnya mengklaim perjalanan para komisionernya ke luar negeri dalam rangka memberikan bimbingan teknis kepada Panitia Pemilihan Luar Negeri di 10 titik adalah cara yang paling efisien baik dari segi anggaran dan lainnya.

10 titik tersebut diantaranya Sydney, Los Angeles, Meksiko, Madrid, Den Haag, Moskow, Rabat (Maroko), Bangkok, Tokyo dan Nairobi. Adapun kegiatan sosialisasi dan Bimtek itu dalam bentuk dialog terkait teknis pelaksanaan pemilu 2014 yang berbeda, dimana waktu pelaksanaan yang relatif lebih lama (30 Maret - 6 April). [wishnu]



 

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist