Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Minggu, 23 Juli 2017 01:33
PEMILU 2014

Pengamat Nilai KPU Bawaslu Dimanjakan Negara

Print
Logo KPU. (Foto: istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Indonesia Budjet Center (IBC) menilai dua lembaga penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terlalu dimanjakan dengan fasiltas dan biaya gede puluhan triliun rupiah.

"Dengan keperluan penyelenggaraan pemilu, negara telah mengeluarkan total biaya sepanjang tahun 2013 hingga Pemilu 2014 nanti, mencapai Rp26 triliun, kata Direktur IBC, Arif Nur Alam, di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2013).

Sebelumnya, saat pagu Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2013, negara menyediakan biaya pemilu Rp7,3 triliun untuk KPU, dan Rp4 triliun untuk Bawaslu, yang disediakan sebelum penetapan partai peserta Pemilu 2014.

Persoalannya kemudian, kata Arif, kedua lembaga tersebut terlihat amburadul dalam menyelenggarakan pemilu. Bahkan, terkait pengelolaan anggaran, KPU, Bawaslu cenderung menutup diri dan tidak transparan.

Dari total Rp26 triliun, yakni Rp22 triliun untuk anggaran KPU, dan Rp4 triliun untuk Bawaslu, Komisi II DPR RI kini telah menyetujui anggaran yang bakal digunakan kedua lembaga tersebut, dengan pembagian antara lain, KPU sebesar Rp15.410.408.218.000 dan Bawaslu sebesar Rp3.261.857.100.000.

"Karna itu, saya berharap KPU dan Bawaslu agar fair dalam mengelola anggaran, fair dalam menyelenggarakan pemilu," tandas Arif. [Simon]






 

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist