Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Minggu, 25 Juni 2017 21:01
PEMILU 2014

Parpol Mesti Dilibatkan Dalam Penetapan DPT

Print
Pramono Anung. (Dok. Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Wakil Ketua DPR Pramono Anung berpandangan, carut marut penyusunan maupun penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Nasional Pemilu 2014 dikarenakan tidak dilibatkannya seluruh pihak oleh penyelenggara pemilu, terutama partai politik (parpol). Sebabnya, dalam penetapan DPT pada 4 November mendatang, parpol harus dilibatkan.

"Yang paling penting melibatkan partai politik. Jangan kemudian parpol nantinya merasa tidak dilibatkan protes setelah kalah," kata Pramono Anung di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (1/11/2013).

Menurut politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, sebenarnya kalau Komisi Pemilihan Umum (KPU) mau duduk bersama menyelesaikan masalah DPT ini, dalam dua minggu dapat diselesaikan karena ini tinggal membuka data-data DPT pemilu sebelumnya.

Sebab, lanjut dia, permasalahan DPT pemilu 2004 dan 2009 adalah masalah Kartu Keluarga (KK) ganda, orang meninggal masih terdata, orang yang pindah lokasi tempat tingga juga masuk dalam DPT, itu saja sebenarnya permasalahan DPT.

"Persoalan DPT ini sebenarnya seperti persoalan gunung es, maka supaya tidak terjadi prasangka buruk pada penyelenggara pemilu atau kepada parpol yang berkuasa, lebih baik persoalan DPT ini diselesaikan terlebih dahulu," ujarnya.

Dia menegaskan, sebelum proses tahapan akhir pemilu dilakukan KPU, maka KPU harus sudah menyelesaikan permasalahan DPT ini. Sebab, persoalan DPT secara langsung mempengaruhi proses pemilu yang akan ditetapkan. "Yang jadi persoalan kan kalau sampai hari H nya DPT nya gak benar kan, itu maka ini waktunya masih cukup lama," tuturnya.

Selain itu, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP menambahkan, permasalahan DPT ini tidak bisa sepenuhnya menjadi tanggungjawab KPU, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga harus ikut bertanggung jawab terhadap program Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) kepada parpol-parpol. "Mereka (KPU) pemakai supaya usernya tidak ada yang komplain karena persoalan DPT yang belum selesai," tandasnya. [wishnu]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist