Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Kamis, 27 Juli 2017 21:33
PEMILU 2014

DPR: Tidak Sulit Mendata Pemilih Luar Negeri

Print
Eriko Sotarduga. (Foto: istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Anggota DPR dari daerah pemilihan (Dapil) luar negeri Eriko Sotarduga berpendapat, sebenarnya tidak sulit bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memutakhirkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di luar negeri, apabila KPU benar-benar memanfaatkan perwakilan Indonesia di luar negeri melalui Kedutaan Besar di masing-masing negara.

Hal itu ia katakan menanggapi pengakuan KPU mengalami kendala dalam memutakhirkan DPT di luar negeri. Salah satu kendala terbesar yang dihadapi adalah informasi mengenai keluar masuknya orang Indonesia di luar negeri.

"Sebenarnya tidak sulit, kan kita punya perwakilan LN dan ada juga yang menangani bidang sosial dan ketenagakerjaan di setiap Kedubes kita, terutama yang punya banyak tenaga kerja Indonesia di negara tersebut," kata Eriko saat dihubungi, Kamis (12/9/2013.

Menurut anggota Komisi V DPR ini, KPU dapat bekerjasama dengan pihak Kedubes-dubes Indonesia dan juga dengan pengarah ketenagakerjaan di luar negeri untuk mengatasi kendala memutakhirkan DPT di luar negeri.

"Dengan kerjasama seperti ini, dapat didata, minimal yang masuk secara legal, yang ilegal juga sebenarnya bisa," ujarnya.

Ia melanjutkan, hal ini perlu dilakukan sekaligus menginventarisir seberapa banyak sebenarnya pekerja atau penduduk Indonesia yang ada di luar negeri. Pasalnya, lanjut dia, bagaimanapun juga mereka pahlawan tanpa tanda jasa yang memberikan banyak devisa serta bekerja untuk menghidupi keluarganya di Indonesia karena terbatasnya pekerjaan yang ada di dalam negeri.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap kepada wakil rakyat yang mewakili aspirasi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri di parlemen termasuk dirinya, alangkah baiknya kalau jumlah mereka yang besar dapat terwakili oleh wakilnya sebagai representasi saudara-saudara kita di legislatif.

"Sehingga dapat memperjuangkan hak-hak serta keberadaan mereka yang bekerja di LN," ujarnya.

Diketahui, saat ini jumlah data luar negeri yang sudah masuk ke KPU mencapai 1.562.552 (satu juta lima ratus enam puluh satu ribu lima ratus lima puluh dua). Namun data tersebut belum komplet. Sebab, masih ada 6 KBRI dan 7 Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) yang belum menginformasikan hasil pemutahiran data WNI ke KPU. [wishnu]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist