Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Kamis, 29 Juni 2017 19:32
PEMILU 2014

Soal Pembatasan Baliho, KPU : Kan Banyak Jenisnya

Print

Jakarta, Seruu.com - Larangan pemasangan alat peraga kampanye di tempat ibadah, rumah sakit, gedung milik pemerintah, sekolah, dan sarana publik lain oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dan juga setiap peserta pemilu hanya boleh memasang alat peraga kampanye berbentuk baliho maksimal di dua titik pada tiap kecamatan mendapat keritikan dari para calon peserta pemilu.

Menanggapi hal tersebut, Komisioner KPU Bidang Hukum, Ida Budhiati, mengatakan, baliho hanyalah salah satu alat peraga kampannye.

"Alat peraga kampanye banyak jenisnya, jadi balliho, spanduk itukan hanya salah satu alat peraga kampanye," kata Ida di gedung KPK Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2013).

Ida juga mengatakan, ada banyak alat peraga kampanye lain yang bisa dilakukan oleh para peserta pemilu.

"Alat peraga kampanye lainnya yang bisa dilakukan secara masif itu masih banyak pilihan misalnya spanduk, poster, stiker, kemudian menyebar kartu nama, itukan masih diperbolehkan dan tidak dilakukan pembatasan sehingga masih banyak ruang-ruang bagi calon-calon untuk memperkenalkan diri malakukan sosialisasi atau berkampanye menggunakan bentuk-bentuk atau jenis-jenis alat peraga kampanye lainnya," ujarnya.

Sesuai hasil rakernas, pada Pasal 17 draf perubahan PKPU Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD, menyebut tentang larangan pemasangan alat peraga kampanye seperti di tempat ibadah, rumah sakit, gedung milik pemerintah, sekolah, dan sarana publik lain. Selanjutnya, peserta pemilu hanya boleh memasang alat peraga kampanye berbentuk baliho maksimal di dua titik pada tiap kecamatan. (BM)

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist