Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 10 Desember 2016 02:15
PEMILU 2014

ProDem : PT Pilpres Diturunkan, Bisa Munculkan Capres Alternatif

Print

Jakarta, Seruu.Com - Sekertaris Jendral (Sekjen) ProDem Andrianto mendorong agar presidential thershold (PT) Pilpres diturunkan dari ambang batas 20 persen menjadi 10 presen. Hal ini dimaksudkan agar dapat memunculkan banyak calon presiden (Capres) alternatif dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

"Presidential thershold 10 persen alasannya keinginan rakyat  Indonesia dalam reformasi dapat memilih pemimpinnya secara bebas secara merdeka," kata Andrianto di Jakarta, Jumat (26/07/2013).

Menurut dia pasca reformasi agenda yang diinginkan rakyat Indonesia telah diselewengkan dengan sekenario ambang batas PT 20 persen. Hal ini menyebabkan oligarki partai dimana hanya partai politik (Parpol) besar yang dapat mengusung Capres.

Kendati itu kata dia, untuk parlementari thershold seharusnya dinaikkan hal tersebut diharapkan agar Parpol saling melakukan koalisi guna meminimalisir oligarki partai tersebut.

"Jadi agar ada koalisi partai kedepan semangatnya disitu jangan ada oligarki partai ibaratnya yang muncul hanya partai-partai besar saja," ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan gagasanya tentang adanya calon independen dalam bursa Capres dari non Parpol. Menurutnya sistem politik Indonesia liberal maka dimungkinkan calon independen dapat dimunculkan. Namun dibutuhkan persyaratan yang ketat bagi calon independen diluar Parpol seperti dalam pemilihan kepala daerah Pilkada.

"Seperti Pilkada yang memberi ruang untuk independen masa Pilpres tidak memberi ruang itu kan aneh," nilai dia.

Untuk itu Andrianto menyarankan kepada Parpol seharusnya memberikan kesempatan bagi kader partai yang potensial namun tidak masuk dalam struktur partai atau pimpinan partai. Hal tersebut dimungkinkan agar muncul figur alternatif yang dapat meminimalisir adanya golput dalam Pilpres mendatang. [Simon]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist