Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Kamis, 29 Juni 2017 19:32
PEMILU 2014

Pengamat Dukung Duet Jokowi - Rizal Ramli Pimpin Indonesia

Print
Duet Jokowi - Rizal Ramli (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Pengamat Politik Boni Hargens mengingatkan bahwa Pemilu Presiden (Pilpres) 2014, nanti, takan berarti apa-apa jika yang maju menjadi calon presiden adalah wajah-wajah lama alias gagal total memimpin.

Menurutnya, diperlukan capres lain atau capres alternatif yang bisa membawa perubahan bangsa Indonesia ke arah yang lebih

Pilpres 2014 tidak beraarti apa-apa, jika masih diramaikan figur lama.  Untuk itu diperlukan pemimpin alternatif," ujar dia  di sela-sela buka puasa bersama dikawasan Tebet Dalam, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2013) malam.

Dia menilai dua sosok capres alternatif yang mampu memimpin negeri ini. Dua sosok ideal tersebut adalah Gubernur DKI Jokowi dan mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli. Kata Boni, keberadaan Jokowi dan Rizal Ramli adalah terobosan yang dapat membuat beberapa nama calon presiden (capres), keok.

Selain itu, Boni mengatakan, dilihat dari sisi integritas, kapasitas, kapabilitas dan moralitas, maka duet Jokowi-Rizal Ramli bisa sebagai alternatif terbaik 2014 untuk memecahkan masalah ekonomi, korupsi, tumpukan utang lebih  Rp2023 trilyun era SBY dan krisis multi dimensi yang melanda Indonesia.

''Integritas, kapasitas dan moralitas Jokowi- Rizal Ramli tidak tertandingi oleh duet Jokowi dengan Aburizal Bakrie atau Jokowi Hatta Rajasa karena Ical dan Hatta adalah bagian dari rezim SBY yang bermasalah dengan korupsi, kolusi, dan kegagalan dalam mensejahterakan rakyat,'' tandas Boni Hargens.

Seperti diberitakan, Gubernur DKI Jokowi dan ekonom senior Dr Rizal Ramli  (menko Perekonomian era Presiden Gus Dur) mulai disebut berbagai kalangan sebagai duet kuat dan jadi kuda hitam bila maju ke pilpres 2014. RR adalah teknokrat kredibel, mumpuni dan komit pada kepentingan rakyat, sementara Jokowi adalah sosok pemimpin rakyat yang sejati. Dua sosok ini diyakini mampu mengatasi ketidakadilan, kemiskinan, mengendalikan beban utang US$2023 trilyun, korupsi dan  mengatasi hancurnya daulat pangan dan energi di negeri ini.

Hal senada juga diungkapkan, Sekjen Forum Komunikasi Advokad Nusantara (Forkantara) yang juga bekas aktivis 98,  Taufan Hunneman. Menurutnya, dua sosok ini bisa saling mengisi dengan kemampuan masing-masing. Jokowi dengan latar kepemimpinan yang polos, jujur dan berintegritas dan RR yang tak diragukan dalam bidang ekonomi nasional.

"Kedua figur ini merupakan figur alternative yang jika disatupadukan menjadi kekuatan yang mampu mengembalikan Indonesia menjadi kekuatan di asia dan dunia, " jelas dia kepada Seruu.com, beberapa hari lalu. [Simon]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist