Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 10 Desember 2016 00:24
PEMILU 2014

PAN Dukung Silvyana Laporkan Bawaslu ke DKPP

Print
Ilustrasi (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Ketua DPP PAN Bara Hasibuan menegaskan, PAN mendukung  langkah bakal calon anggota legislatif Partai Amanat Nasional (PAN) dari daerah pemilihan Sumatera Barat I, Selvyana Sofyan Husein, untuk melaporkan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Menurut Bara, keputusan Bawaslu yang mencoret status Selviana sebagai caleg merupakan pelanggaran serius atas hak dasar politik dan konstitusional warga negara untuk menjadi seorang kandidat dalam pemilihan umum.

Selviana Husen, kata dia, merupakan aset berharga, bukan hanya bagi partai, melainkan juga bagi bangsa dan Negara.

Lebih lanjut dia menuturkan, kontribusi Selviana Husen sebagai atlet nasional yang pernah dua kali berlaga di Olimpiade adalah besar dan nyata.

"Sekarang dia ingin berkontribusi kembali pada bangsa lewat jalur politik, tapi dibenturkan pada isu prosedural. Ini seharusnya tidak boleh terjadi," tegasnya kepada wartawan di kantor Bawaslu, Selasa (16/7/2013).

Selviana Husen, jelas Bara, mengikuti pendidikan setingkat SLTA di Institute Le Mancir, Bemn Swiss dan lulus pada tahun 1969. Namun ijazahnya hilang dan sekolahnya tutup pada tahun 1993. Sebagai pengganti, ucap dia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah memberikan surat keterangan yang digunakan sebagai keterangan bahwa Selviana memang sudah lulus sekolah setingkat SLTA di Swiss.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Swiss juga sudah memberikan bukti bahwa sekolah tersebut memang pernah ada.

"Bagi kami di PAN, keputusan itu merupakan ketidakadilan dan diskriminatif karena dalam persidangan di Bawaslu kami dapat membuktikan bahwa Selviana lulus sekolah setingkat SLTA. Maka, tidak habis pikir bagaimana lembaga sekelas Bawaslu mengabaikan masalah substansial, justru hanya melihat sebatas prosedural wilayah kewenangan KPU, bukan wilayah kewenangan Bawaslu sendiri," tegas Bara.

Diberitakan sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan calon legeslatif dari Partai Amanat Nasional Dapil Sumatera Barat I yakni Selvyana Sofyan Hosen tidak memenuhi kualifikasi dan harus dicoret dari DCS Pemilu 2014.

Atlit Nasional yang juga pernah meraih medali emas Sea Games di Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 1987 itu dituding tidak melengkapi berkas ijazah untuk proses pencalegan, sebagaimana ditetapkan oleh KPU. [Simon]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist