Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 10 Desember 2016 02:19
PEMILU 2014

Presidential Treshold 20 Persen Terlalu Berat

Print
Ketua DPP Kebijakan Publik PKS, Hidayat Nur Wahid (Foto: Dhanny Krisnadhy/ Seruu.Com)

Jakarta, Seruu.com - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid, mengatakan revisi Rancangan Undang-Undang Pemilihan Presiden (RUU Pilpres) harus dikaji kembali. Terlebih, menyangkut pasal 6A yang sesuai amanat konstitusi pasal 6 A, disebutkan tidak mengatur aturan 20 persen syarat berhak mengajukan calon presiden dan wakil presiden.

Atas dasar itu, dirinya optimis kalau nanti pada saat pengumuman hasil penghitungan suara dari Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 tidak ada partai politik yang mampu melebihi syarat dari presidential treshold tersebut, dimana 20 persen perolehan kursi DPR atau 25 persen perolehan pemilu nasional baru bisa mengajukan capres dan cawapresnya.

"Enggak ada parpol manapun di seluruh lembaga survei yang saat ini dapat 20 persen," tegas Hidayat di Gedung DPR/MPR Senayan, Selasa (9/7/2013).

Diketahui Pasal 6 A UUD 1945 menyatakan bahwa Presiden dan Wakil Presiden dipilih dalam satu pasangan secara langsung oleh rakyat. Pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum sebelum pelaksanaan Pemilihan Umum.

Di lain sisi, kata Anggota Komisi VIII DPR ini, partainya tidak ingin sesumbar dulu siapa capres yang akan diusung partainya nanti, lantara pihaknya ingin memfokuskan untuk merai suara di Pemilihan Legislatif (Pileg) jikalau, presidential treshold tersebut tidak mengalami perubahan.

"Dan apakah PKS akan berkoalisi atau tidak, kami masih akan menunggu hasil pileg," ujar Hidayat.

Sementara itu, dia menegaskan, bukan hanya sekedar perubahan presidential threshold tapi juga mengatur presiden diberikan amanat melepaskan jabatannya di partai politik tidak boleh rangkap jabatan. Karena kata Hidayat, ini menjadi catatan penting, kalau capres dan cawapres menjabat lebih dari satu profesi, ini dikhawatirkan akan mengganggu tugasnya. [Wishnu]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist