Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 10 Desember 2016 00:23
PEMILU 2014

Dapil Jateng III dan Jabar II Ikut Pemilu, PPP Apresiasi Bawaslu

Print

Jakarta, Seruu.Com - PPP memberikan apresiasi atas independensi, obyektivitas, dan ketegasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam memberikan putusan atas gugatan sengketa pemilu yang diajukan DPP PPP atas tidak diikutsertakannya DCS PPP di Dapil Jabar II dan Jateng III oleh KPU. Dengan putusan pemulihan ini, maka PPP kembali menjadi peserta pemilu untuk ke-9 kalinya secara utuh di 77 Dapil DPR RI.

“DPP PPP menyatakan kesanggupannya untuk segera melengkapi tindak lanjut administratif yang disyaratkan yang diberikan batas waktu sampai Rabu (10/7/2013) pukul  16.00 Wib. Dengan putusan ini, Bawaslu telah secara cermat memperhatikan keberadaan Perpres No.126/2012 tentang perpanjangan keberlakuan KTP non elektronik yang telah habis masa berlakunya. Juga Bawaslu telah secara obyektif menilai belum digunakannya asas-asas umum pemerintahan yang baik dalam penetapan DCS,” tandas Sekjen DPP PPP Romahurmuzy pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (9/7/2013).

Konsekuensi dari putusan itu KPU akan menindaklanjuti secara administratif atas perlengkapan yang akan diselesaikan segera oleh DPP PPP. Selanjutnya kata Romy, PPP berharap hal semacam ini menjadi pelajaran bagi seluruh parpol peserta maupun penyelenggara pemilu, agar senantiasa cermat, mengedepankan asas-asas umum pemerintahan yang baik, dan mendengarkan seluruh pihak terkait dalam tahapan pemilu ke depan.

Sebelumnya Bawaslu mengabulkan permohonan sengketa pemilu yang disampaikan oleh DPP PPP terkait tidak diikutsertakannya Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II dan Jawa Tengah III dari partai tersebut berdasarkan keputusan KPU. Namun, Ketua KPU Husni Kamil Manik ketika pembekalan caleg DPR RI PPP menegaskan bahwa KPU akan melaksanakan putusan KPU, di mana KPU telah mendapat surat peringatan (SP) dua kali dari DKPP pimpinan Jimly Asshiddiqie tersebut.

Ketua Bawaslu Muhammad  menjelaskan jika Bawaslu menetapkan mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian. Menyatakan bakal calon atas nama Ainaul Mardhiah memenuhi persyaratan sebagai calon Anggota DPR RI untuk Dapil Jateng III. Menyatakan Pemohon memenuhi syarat untuk mengikuti Pemilu atas Dapil Jawa Barat II sepanjang memperbaiki dan menyesuaikan daftar calon untuk diserahkan ke KPU.

Bawaslu memberikan syarat perbaikan tersebut antara lain tidak diperkenankan menambah atau mengganti bakal calon, memperhatikan keterwakilan 30 persen perempuan, memperhatikan sistem zipper yang mengharuskan tiga orang bakal calon terdapat sekurang-kurangnya satu perempuan. Perbaikan tersebut diserahkan pada Rabu, 10 Juli 2013, pukul 16.00 WIB.

Ainaul yang sebelumnya ditetapkan oleh KPU tidak memenuhi syarat karena KTP yang kadaluarsa. Akibatnya, Dapil Jateng III PPP tidak diloloskan karena tidak memenuhi keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. Bawaslu menilai, Peraturan KPU tidak memperhatikan pasal 10 ayat (2) Perpres Nomor 126 Tahun 2013 soal Perekaman e-KTP, dimana setiap orang yang telah melakukan perekaman e-KTP namun belum mendapatkannya, maka KTP yang lama dianggap masih berlaku.

Karena itu, terkait terpenuhinya syarat bakal calon dengan nama Ainaul Mardiah sebagai calon dari PPP beralasan hukum dan dapat diterima. Sedangkan pencoretan terhadap Dapil Jawa Barat II PPP, dianggap Bawaslu tidak adil bagi bakal calon anggota DPR RI pada daerah pemilihan Jawa Barat IX dari Partai Gerindra yang telah memenuhi syarat. Pencoretan Dapil IX tersebut justru menyebabkan konstituen tidak dapat memilih calon wakil rakyat dari Partai Gerindra yang akan mewakili mereka di DPR RI. [Munif]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist