Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 10 Desember 2016 02:15
PILPRES 2014

Maju Nyapres, Ical Disarankan Tidak Besar Kepala Dulu

Print
Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Dok.Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie disarankan sebaiknya tidak terlalu berbesar kepala untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang. Meskipun, Ical, sapaan akrab Aburizal, mengklaim jika elektabilitas dirinya sebagai capres sudah bertengger di tiga besar.

Sebaiknya Golkar berupaya keras membangun persepsi publik yang positif untuk Ical, karena publik merespon negatif Ical terkait kasus Lapindo

Pakar Komunikasi dan Politik Universitas Mercu Buana, Heri Budianto hal tersebut lantaran sangat bertolak belakang dengan persepsi publik selama ini. Oleh karenanya, sebaiknya Ical ia sarankan untuk terlebih dahulu memperbaiki persepsi publik.

"Sebaiknya Golkar berupaya keras membangun persepsi publik yang positif untuk Ical, karena publik merespon negatif Ical terkait kasus Lapindo," kata Heri saat dihubungi wartawan, Minggu (23/6/2013).

Heri memaparkan, untuk elektabilitas sendiri bisa dimaknai dengan dua hal. Pertama, tingkat elektabilitas terkait popularitas, dan kedua elektabilitas terkait tingkat keterpilihan seorang kandidat. Untuk Ical, kata dia, bisa jadi elektabilitas terkait popularitas, bukan tingkat keterpilihan.

Ia menjelaskan, elektabilitas popularitas bisa jadi sebab iklan Ical yang memenuhi media massa. Itu otomatis akan berdampak pada popularitas Ical. Popularitas tidak signifikan dengan persepsi publik dan keterpilihan seseorang dalam pemilu.

"Saya kira apa yang disampaikan oleh Golkar bisa jadi sebagai bagian dari membangunan citra Ical dimata publik dan saya pikir Itu sah-sah saja, namun publik tentu mempunyai penilaian tersendiri terhadap seorang kandidat termasuk Ical," ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia menambahkan Partai Golkar harus fokus terlebih dulu pada pemenangan pemilu, sebab rival terberatnya adalah PDI Perjuangan. Dimana menurutnya jika Golkar mampu memenangi pemilu 2014, baru kemudian Golkar berfikir untuk mencalonkan Ical sebagai capres.

"Jika tidak, sebaikanya Golkar mengeksekusi Wapres saja, karena jika tidak menang pemilu perjuangan memenangi capres sangat berat," pungkasnya. [Wishnu]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist