Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 10 Desember 2016 02:13
PEMILU 2014

Soal Keterwakilan Perempuan di DPR, Indonesia Jauh Tertinggal

Print
Ilustrasi (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Keterwakilan perempuan dalam parlemen di seluruh dunia semakin meningkat. Namun di Indonesia, meskipun mengalami peningkatan, angkanya masih jauh tertinggal dengan negara-negara lain.
 

Demikian disebutkan oleh Ketua Mejelis Nasional Serikat Kerakyatan Indonesia (Sakti) Mulyana Wirakusumah, dalam dialog Publik “Peningkatan Kualitas Keterwakilan Politik  Perempuan dalam PEMILU 2014″ di Hotel & Convention Center JS Luwansa, Jl.H.R Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin(17/6/2013).

“Data dari World Bank memberikan gambaran masih rendahnya proporsi kursi perempuan di parlemen nasional Indonesia yang hanya menempati urutan ke-93 dari 185 negara,” ujar Mulyana.

Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini, mengatakan hanya ada 32 negara yang mencapai persentase di atas kuota 30 persen, dengan peringkat pertama ditempati negara Rwanda yang keterwakilan perempuan di parlemannya mencapai 56 persen.

“Bahkan Indonesia kalah dengan negara yang baru merdeka yaitu Timor Leste dengan keterwakilan perempuan 39 persen,” jelasnya.

Mulyana juga mengatakan di negara-negara maju seperti kebanyakan di negara Eropa, banyaknya perempuan yang duduk di parlemen disebabkan banyak perempuan di sana yang berprofesi sebagai wanita karir.

“Realitas politik tersebut tidak terlepas dari komitmen kuat suatu pemerintah melalui perubahan hukum dan kebijakan,” imbuhnya.

Namun, Mulyana juga mengakui jumlah perempuan di Parlemen nasional Indonesia terus mengalami peningkatan sejak pemilu pertama pada tahun 1955.

“Namun pada pemilu 2014 tidak akan terlampau signifikan, paling jauh jumlah di parlemen nasional hanya mencapai sekitar 20-25 persen,” tandasnya. [Simon]
 

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist