Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 10 Desember 2016 00:20
PEMILU 2014

Valens Daki-Soo: Berpolitik Dengan Nilai, Bukan Dengan Angka!

Print
Valens Daki-Soo (Dok. Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Sekretaris Departemen Hankam DPP PDI Perjuangan, Valens Daki-Soo, merespon penunjukan dirinya sebagai Caleg Pusat/DPR RI dari PDI Perjuangan mewakili Dapil Jabar IV (Sukabumi) dengan nomor urut 3.

Menurut mantan Asisten Dubes Keliling RI Urusan Timor Timur itu, meski tidak mudah dirinya berharap para politisi berpolitik dengan mengedepankan "nilai", bukan sekadar "angka" (uang).

Kemarin, KPU Pusat merilis pengumuman DCS DPR RI untuk Pemilu 2014. Sebelumnya dalam DCS Valens ditempatkan di Dapil Jatim I (Kota Surabaya dan Sidoarjo), namun akhirnya dia ditugaskan di Dapil Jabar IV meliputi Kabupaten dan Kota Sukabumi.

Setelah mendapat info tentang penugasan di tempat yang baru, kata pertama yang terucap dari mulutnya adalah "Alhamdulillah, syukur puji Tuhan..."

"Bagaimana mungkin saya bersyukur karena ditempatkan di daerah 'asing'?" tanya Valens, dalam nada retoris ketika dihubungi Seruu.com, Jumat (14/06/2013).

Mantan staf khusus Wakasad era Letjen Kiki Syahnakri tersebut mengungkapkan alasan dirinya bersyukur, pertama,  karena itulah kebiasaan yang ingin dirinya mapankan, selalu bersyukur dalam segala situasi.

"Kedua, saya bersyukur karena saya yakin tidak ada yang "kebetulan" di dunia ini. Segala yang baik pasti terjadi dalam "disain Ilahi". Soal hasil (menang atau kalah) adalah urusan berikut, yang penting dijalani dengan gembira hati," ujarnya.

Ketiga, dirinya bersyukur karena dengan cara ini dirinya 'keluar' dari lingkungan primordialnya dan masuk ke daerah lain yang juga tanah airku. Di daerah yang dihuni mayoritas muslim itu, justru Valens akan belajar lebih konkrit dan intens tentang aktualisasi nilai-nilai kebangsaan yang selaras dengan nilai-nilai Islami.

Valens menilai, muslim sejati pastilah nasionalis. Prinsip "berbuat kebaikan, memerangi kebatilan" (amar ma'ruf nahi munkar) itu sejalan dengan kehendak dan upaya melawan praktik-praktik kotor yang merusak bangsa ini.

Keempat, lanjut Valens, dirinya bersyukur karena akan mengenal banyak teman baru, jaringan baru, komunitas baru, tantangan berbeda dan menarik. Situasi ini pasti merangsang daya juang, imajinasi dan kreativitas.

Kelima, saya bersyukur karena mendapat tugas dan kepercayaan dari pimpinan partai yang tentu punya pertimbangan tertentu. Sebagai putra NTT, ditempatkan di dapil yang tak jauh dari Ibukota republik merupakan catatan 'sejarah pribadi' tersendiri.

"Mungkin ada penilaian, setidaknya dari teman-teman dekat, 'kurang/tidak tepat' saya dicalonkan dari dapil itu. Namun, saya justru beranggapan sebaliknya. Inilah peluang sekaligus tantangan yang menguji daya adaptasi dan kemampuan saya 'menyelam' ke masyarakat atau komunitas yang baru, " jelasnya.

Sahabat, tambahnya, sekadar berbagi pikiran, 'inti' hidup adalah berbuat baik. "Dengan cara itu menghormati Sang Khalik pemberi kehidupan, serentak menjadi saluran berkat bagi sesama. Dalam ungkapan Islami, menjadi "ayatan lil 'alamin", tanda bagi semesta, atau "rahmatan lil 'alamin", rahmat bagi semesta alam," tuturnya.

"Jadi, jabatan dan posisi apapun termasuk di dunia politik niscaya kehilangan makna jika si pemegang jabatan tidak menjadi "saluran berkat" bagi sesama", apalagi jika sebaliknya menjadi "perampok berkat" yang menjadi hak orang lain," pungkas Valens. [Cesare]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist