Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 10 Desember 2016 02:20
PEMILU 2014

Dana Caleg Tidak Boleh Lebih Dari 1 Miliar

Print
Ilustrasi (istimewa)

Jakarta, Seruu.com- Pengamat Politik dari Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti memberikan masukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), terkait penggunaan aliran dana kampanye oleh para calon anggota legislatif (caleg). Hal itu, lanjut Ray perlu dilakukan untuk mencegah aliran dana tidak jelas yang dikhawatirkan pada masa pemilu akan mulai mengalir ke rekening si caleg.

Perlu kita pahami bahwa soal pendanaan. Harusnya semua dana caleg pada dasarnya adalah dana yang dikeluarkan untuk partai politik. Dimana setiap caleg yang akan maju kampanye, jumlah dananya tidak boleh melebihi dari satu milyar

"Perlu kita pahami bahwa soal pendanaan. Harusnya semua dana caleg pada dasarnya adalah dana yang dikeluarkan untuk partai politik. Dimana setiap caleg yang akan maju kampanye, jumlah dananya tidak boleh melebihi dari satu milyar," ujar Ray, Senin(10/6/2013).


Lebih jauh Ray mengatakan, pembatasan dana kampanye harus bisa diterapkan oleh KPU dan Bawaslu. Pasalnya, sistem pembatasan nominal itu untuk mencegah dana-dana penyokong dari luar yang dikhawatirkan berefek negatif nantinya.

"Nanti harus ada rekening untuk dana kampanye. Lalu rekeningnya itu diserahkan ke KPU dan dana harus dilaporkan ke akunting publik. Jadi tidak ada caleg yang akan mengeluarkan dana kampanye tanpa sepengetahuan partai politiknya," papar Ray.

Terkait untuk mencegah pendanaan ilegal parpol, Ray Rangkuti menilai bahwa proses kampanye melibatkan berbagai unsur yang mengajak. Sebab itu aliran dana kampanye benar-benar harus dibatasi perannya dari partai politik dan juga personalnya itu sendiri. (Simon)

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist