Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 10 Desember 2016 00:25
PARTAI DEMOKRAT

Survei Anjlok, Tri Dianto: SBY Harus Tanggung Jawab

Print
Susilo Bambang Yudhyono (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Partai Demokrat, tetap saja tidak mengalami kenaikan tingkat elektabilitas meskipun sudah dikomandoi oleh Susilo Bambang Yudhyono (SBY). Menurut hasil survei Centre for Strategic and Internasional Studies (CSIS), Demokrat melorot ke urutan ke empat dengan angka 7,1 persen. Padahal, hasil survei CSIS ketika Demokrat Anas masih menjabat di Juli 2012, elektabilitas Demokrat masih 11,1 persen.

Jangan hanya bisa ambil kewenangan Anas, tetapi harus berani tanggungjawab atas makin turunnya elektabilitas Partai Demokrat - Tri Dianto

Menanggapi hal itu, mantan Ketua DPC Demokrat Cilacap, Tri Dianto menyebutkan bahwa dengan turunnya elektabilitas tersebut telah membuktikan gagalnya langkah yang sudah dilakukan Majelis Tinggi Partai Demokrat dalam rangka penyelamatan partai.

"Ini bukti penyelamatan yang dilakukan Majelis Tinggi gagal, dan SBY harus berani jujur dan ksatria," kata Tri Dianto ketika dihubungi melalui pesan singkat, Senin (27/5/2012).

Menurut Peneliti senior CSIS, J Kristiadi tidak naiknya elektabilitas meski dikendalikan SBY, dikarenakan kekuatan SBY sangat ditopang oleh citra sehingga sangat rapuh. Citra SBY positif ketika masih bisa mempertahankan sebagai darling publik dan media.

Kristiadi mengatakan, sebagai pemimpin parpol, apalagi kepala pemerintahan, SBY semestinya ditopang oleh keberhasilan dalam menunai tugas. Menjual citra, kata dia, sangat mudah hilang.

Karena survei yang turus drastislah, kata Tri Dianto, SBY sebaiknya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum. Tak hanya itu, Tri juga berpendapat bahwa Partai Demokrat juga perlu untuk mengadakan Kongres Luar Biasa kembali.

"Jangan hanya bisa ambil kewenangan Anas, tetapi harus berani tanggungjawab atas makin turunnya elektabilitas Partai Demokrat," tegas Tri Dianto. [Wishnu]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist