Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 10 Desember 2016 00:19
PEMILU 2014

Pemilu 2014 Harus Jadi Momen Perubahan Kultur Politik

Print
Ilustrasi (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia, Adrian Sopa menegaskan bahwa Pemilu 2014 harus menjadi momentum perubahan kultur politik yang siginfikan. Jika tidak, pemerintah dan politisi tak dapat bekerja dengan baik akibat rendahnya kepercayaan publik terhadap mereka.

Menurut dia, pengadilan rakyat terhadap politisi dan penguasa seperti kerusuhan pada bulan Mei 1998 lalu selalu mungkin terjadi lagi. Kata dia, dua hal utama yang menjadi prioritas bagi Presiden dan anggota DPR yang terpilih di pemilu 2014, yakni pemberantasan korupsi dan kebebasan beragama.

Ia berpendapat hal yang perlu dipertimbangkan pertama, Presiden dan anggota DPR yang terpilih di 2014 membuat UU baru soal keuangan partai. Untuk mengurangi partai dan politisi melakukan korupsi berjamaah dalam rangka membiayai partai politik mulai dipikirkan parpol dibiayai oleh negara.

Meski begitua, dia juga mengatakan jumlah partai politik harus disederhanakan hanya menjadi lima parpol saja, dengan melalui ditingkatkannya presentase Parliamentry Threshold ke angka, misalnya 7% di tahun 2019 nanti.

"Dengan demikian biaya yang ditanggung negara untuk menghidupkan partai tidak terlalu besar," kata dia di Jakarta, Minggu (26/5/2013).

Yang kedua, lanjut dia, pemimpin dan politisi yang terpilih sebagai Presiden dan anggota DPR 2014 konsekuen dengan aturan otonomi daerah bahwa masalah kebebasan agama itu adalah urusan pemerintah pusat yang dilindungi konstitusi.

"Semua perda yang penuh diskriminasi segera dicabut. Kebebasan beragama harus dilindungi dengan mengerahkan semua aparatus negara," ujarnya.

Lebih lanjut dia pun menyatakan, bahwa dunia politik dan profesi politisi seharusnya dihargai sebagai mitar kerja mulia membangun kepentingan publik. Dan reformasi seharusnya menjadi momentum melakukan perubahan mendasar.

"Sangatlah sayang, hanya karena lemahnya leadership nasional dan kualitas politisi yang ada, politik dan reformasi seolah sudah dibajak oleh mereka yang lemah dan tidak amanah," tutupnya. [Wishnu]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist