Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 10 Desember 2016 02:19
PEMILU 2014

Data e-KTP Penting Untuk DPT

Print
E-KTP (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Komisi II DPR menegaskan, data perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang dilakukan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merupakan data acuan utama oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), guna penyusunan daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu 2014.

Itu pasti (data e-KTP jadi acuan penyusunan DPT). Karena UU nya begitu bunyinya. Jadi, data e-KTP itu menjadi acuan penyusunan DPS yang akan jadi DPT -

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPR, Abdul Hakam Naja berdasarkan Undang-Undang (UU) No.8 tahun 2013 tentang pemilihan umum, bahwa data yang diserahkan oleh pemerintah kepada KPU selambat-lambatnya 16 bulan sebelum pemilu 2014 yang jatuh pada desember 2012, berupa data e-KTP dalam bentuk Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang menjadi acuan penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang akan berubah menjadi DPT.

"Itu pasti (data e-KTP jadi acuan penyusunan DPT). Karena UU nya begitu bunyinya. Jadi, data e-KTP itu menjadi acuan penyusunan DPS yang akan jadi DPT," kata Hakam, Jumat (24/5/2013).

Hakam melanjutkan, setelah DP4 diserahkan oleh Kemendagri kepada KPU, maka KPU akan memperbaruhi data tersebut menjadi DPS yang disandingkan dengan data penyelenggaran pemilihan kepala daerah (pilkada) terakhir. Hal itu, jelas Hakam, dilakukan agar data pemilih pilkada yang terlewat dalam DP4, dapat diperbaruhi kembali.  

"Basis data yang diperbaruhi oleh KPU adalah data e-KTP yang bermula dari Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2), DP4, DPS dan DPT," ungkapnya.

Ia berpandangan, DP4 perlu diperbarui oleh KPU karena setiap hari penduduk yang berumur 17 tahun dan menikah, sudah dapat ikut pemilu.

"Itu sudah ada hitung-hitungannya. Jadi, diprediksi dari data penduduk, maka pemerintah memprediksi ada 190 juta pemilih. Per hari ini itu ada 175 juta pemilih DPS nya, tapi  2014 ada 190 juta pemilih," ujarnya.

Dengan digunakannya basis data e-KTP sebagai acuan penyusunan DPT, maka Politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengharapkan kisruh DPT yang menjadi permasalahan setiap penyelenggaran pemilu sebelumnya, tidak akan terjadi pada pemilu 2014.

"Itu yang akan kedepan menjadi Nomor Induk Kependudukan (e-KTP) menjadi DAK2 menjadi DP4 menjadi DPS dan DPT," tutup dia. [Wishnu]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist