Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 10 Desember 2016 00:26
PEMILU 2014

DKPP Resmi Beri Peringatan Kepada Ketua KPU

Print
Husni Kamil Manik (Foto: Dhanny Krisnadhy/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah menggelar sidang putusan teradu Ketua dan Anggota Komisi Pemilihan Umum. Dalam pembacaan putusannya, DKPP resmi memberikan peringatan kepada teradu satu yakni Ketua KPU atas nama Husni Kamil Manik. Total teradu yang diputuskan terdapat 32, termasuk anggota KPU daerah dan Badan Pengawas Pemilu di dalamnya.

Ketua Majelis sidang Jimly Asshiddiqie mengatakan, jika pemberian peringatan hanya ditujukan kepada teradu satu, yakni ketua KPU. Hal ini karena ini menyangkut manajemen kelembagaan.

"Menerima pengaduan pengadu sebagian, merehabiitias nama baik teradu dua sampai teradu tiga puluh dua (terdiri dari KPU daerah dan Bawaslu RI), memberikan sanksi berupa peringatan kepada teradu satu atas nama Husni Kamil Manik," kata Jimly dalam pembacaan putusannya, di Gedung DKPP, Jakarta, Selasa (21/5/2013).

"Pemberian sanksi berupa peringatan hanya ditujukan kepada ketua, karena ini menyangkut manajemen kepemimpinan," tambah dia.

Sidang ini menutup rangkaian 7 kali sidang, termasuk sidang mendengar pihak Terkait Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP). Dalam sidang sebelumnya, para pengadu mendalilkan KPU menggunakan data yang dinilai pengadu memuat sejumlah partai tak memenuhi syarat, tapi diumumkan pada 28 Oktober 2012 sebagai peserta Pemilu.

Seluruh pengadu pun mengklaim, data yang diserahkan Ketua Tim Verifikator Kabiro Hukum Nanik Suwarti ke komisioner KPU per 23 Oktober 2012, adalah data yang dijadikan bahan bagi KPU untuk menentukan lolos tidaknya peserta Pemilu padahal semestinya tidak memenuhi syarat.

Di bagian lain, Pengadu juga mendalilkan, 31 KPU kab/kota di 18 provinsi juga diadukan, yang disangkakan tidak melaksanakan verifikasi partai sebagai peserta Pemilu. Termasuk Ketua dan anggota Bawaslu diadukan karena dinilai tidak menjalankan protap persidangan dengan benar dan mengabaikan fakta-fakta dalam persidangan ajudikasi tempo hari.

Para pengadu adalah Partai Kedaulatan, Partai Republik, Partai Buruh, PPRN, Partai Marhaenisme, dan PPPI. [Wishnu]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist