Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Sabtu, 10 Desember 2016 02:19
PEMILU 2014

Bukan Koruptor, Caleg Tapol Dinilai Mampu Ciptakan Perubahan

Print
Ilustrasi (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Calon legislatif (caleg) Partai Gerindra, Ferry Juliantono mengaku kecewa dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memberlakukan peraturan secara umum, narapidana yang pernah menjalani masa tahanan selama lima tahun, tidak boleh nyaleg.

Sebab narapida politik itu tidak melakukan kejahatan, ia hanya memiliki pemikiran berbeda dengan rezim yang berkuasa sehingga terpaksa menjalani tahanan - Ferry Juliantono

Mantan aktivis itu mengatakan, seharusnya peraturan itu dikecualikan untuk narapidana politik (napol). "Sebab narapida politik itu tidak melakukan kejahatan, ia hanya memiliki pemikiran berbeda dengan rezim yang berkuasa sehingga terpaksa menjalani tahanan," ujar Ferry di acara diskusi Komunitas Jurnalis Peduli Pemilu (KJPP) bertema "Menguak Caleg Aktivis dan Residivis di Pemilu 2014" di Media Center KPU Jl.Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Jumat (17/5/2013) kemarin.

Ferry menyebutkan, berdasarkan hasil verifikasi KPU, ia dinilai tidak memenuhi syarat untuk nyaleg karena pernah menjadi narapidana politik. "Makanya saya menunjuk kuasa hukum untuk mengadvokasi hak saya untuk nyaleg," ujarnya.

Jika KPU tidak mengecualikan narapidana politik dalam aturannya, kata Ferry, maka para mantan aktivis yang pernah menjadi narapidana politik karena berseberangan dengan rezim orde baru, tidak memiliki kesempatan untuk maju ke parlemen. Padahal, mereka juga ikut berjuang demi kemajuan demokrasi.

Dalam UU No.8/2012 Tentang Pemilu DPR, DPD, DPRD, seorang tersangka selama masih belum divonis sebagai terpidana masih dibolehkan diajukan oleh Partai Politik sebagai Caleg. Begitupun seorang mantan Narapidana, setelah 5 Tahun menjalani pasca hukuman pun juga boleh dicalonkan selama yang bersangkutan tidak mengulangi lagi kejahatan pidana.

Pertanyaannya sekarang, adalah apakah tahanan politik (tapol), yang selalu dikampanyekan rezim orde baru sebagai penjahat atau melakukan tindakan subversif (melawan negara) bisa menjadi caleg. Masyarakat yang menilai. [Simon]

 

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist