Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Iklan Baris Hari ini: Selasa, 27 Juni 2017 14:09

Kapolda Jatim Sesepuh Tokoh Madura Mendapat Sorotan Publik Madura

Print

Bangkalan, Seruu.com - Rencana pengukuhan kapolda Jawa Timur,  Irjen Pol Hadiatmoko, sebagai warga kehormatan dan sesepuh tokoh Madura, yang di kemas dengan acara "Remoh dan Sandur Madura" yang direncanakan di pusatkan di halaman Stadion Gelora Bangkalan (SGB) hari Jum'at (27/4/2012) dipertanyakan oleh Publik Madura. Pasalnya, kapolda tersebut bukan etnis Madura. Bahkan, masyarkat madura sendiri masih banyak mempertanyakan jasa beliu terhadap Madura.

"Sebagai etnis madura, saya tidak pernah dengar dewan adat atau apalah namanya yang bisa memberikan gelar itu, kayak batak umpama," ungkap Mathur Husairi, ketua LSM Center for Islam and Democracy Studies (CIDe) kabupaten Bangkalan, Rabu (25/4/2012).

Mathur menjelaskan, yang menjadi pertanyaan masyarakat Bangkalan dan Madura pada umunya, Kapolda Jatim tersebut asli (etnis)nya mana dan apa jasa beliau untuk pulau dan orang madura?

"Saya sangat menyayangkan rencana pemberian gelar itu, Moh. Nur aja yang berjasa ke masyarakat madura sebagai penggagas Jembatan Suramadu tidak pernah dapat gelar," ujarnya.

Menurut Mathur, Kapolda yang hanya bertugas di surabaya mau dikasih gelar tokoh Madura, apa relevansinya, sudah jelas kapolda Jatim kelahiran Solo mau di nobatkan sebagai sesepuh tokoh Madura.

"Alasan dan yang menjadi pertimbangan kapolda Jatim untuk dinobatkan menjadi warga kehormatan dan tokoh madura dari mana, beliau kelahiran Solo, mantan Polda Bali dan Riau," kata Mathur. [mif]

Galeri Video

Galeri Foto

BURSA IKLAN BARIS

Table 'seruuco_2011.bursa_posts' doesn't exist